Langsung ke konten utama

Salted Egg Chicken


Hari ini gue buka kulkas dan ternyata ada beberapa potongan paha ayam, abis itu si paha ayam gue pantengin terus selama beberapa menit. Ku tatap dengan tatapan tajam dan *aha!*, kayaknya enak tuh bikin makanan yang lagi hits gitu, iya Salted Egg Chicken a.k.a Ayam Saus Telur Asin. Nah kebetulan di dapur lagi ada telur asin juga. Jadi, yaudah deh akhirnya gue minta izin ibu gue dulu kalo ayamnya bakal gue olah kayak gimana (padahal mah baru belajar masak hahaha). Yaudahlah yak, langsung aja cekidot gue tulis bahan dan cara membuatnya di bawah ini. Perhatikan baik-baik yah!


Salted Egg Chicken


Bahan:
-          Ayam fillet (dipotong sedang atau sesuai selera)
-          Tepung serba guna
-          3 siung bawang putih (geprek dan cacah halus)
-          Daun bawang (iris halus)
-          Telur asin (bagian kuningnya) dan lumatkan
-          Susu UHT (full cream)
-          Air
-          Margarin
-          Garam
-          Penyedap rasa
-          Lada bubuk

Cara Membuat:
1. Siapkan satu wadah berisi tepung yang sudah diberi air dan campuran bumbu (lada bubuk dan penyedap rasa). Dan satu wadah lagi berisi tepung tanpa campuran apapun (tepung kering).
2. Masukkan ayam fillet ke dalam adonan tepung tersebut. Setelah itu, masukkan kembali ayamnya ke dalam kandang. Eh enggak deng. Maksudnya, masukkan kembali ayam tersebut ke dalam tepung kering, lalu goreng dan tiriskan.
3. Selanjutnya siapkan teflon yang sudah diberi margarin dan masak dengan api kecil.
4. Lalu, masukkan bawang putih dan tunggu hingga harum.
5. Kemudian masukkan irisan daun bawang. Kemudian masukkan kuning telur yang sudah dilumatkan dan tumis sebentar hingga sedikit berbuih.
6. Setelah itu, masukkan susu UHT secukupnya, beri sedikit garam dan lada bubuk, lalu aduk. Setelah itu, tunggu sebentar sampai saus meletup-letup.
7. Lalu, ambil ayam yang sudah ditiriskan dan masukkan ke dalam saus telur asin tersebut dan aduk hingga rata.
8. Selesai. Hidangan siap disajikan. Selamat makan!


Oke, gimana? Gampang kan? Pasti bawaannya jadi pengen masak dan eksperimen makanan lainnya deh.
Yaudah, sekian dulu ya postingan kali ini. Semoga bermanfaat dan akan terus mencoba belajar memasak kayak gue ini hehehe. See you! Ciaaaaaw.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semester Awal 2020

Hari ini adalah hari terakhir di bulan Juni – tepatnya semester awal di tahun 2020, bye June! See you later ya.. Terima kasih untuk segala hal yang pernah singgah sampai usia yang ke 24 ini. Ternyata semakin dewasa itu semakin kompleks ya isi pikirannya. Hmmm, mungkin ngelewatin masa dewasa awal ini emang bener-bener gak mudah – kasarnya lagi “berantem” sama ego sendiri. Tanggal 16 kemarin, banyak ucapan do’a dan segala harap yang berdatangan, terima kasih ya! Meskipun sebenernya ulang tahun yang ke-24 kemarin itu cuma mau ngerasa cukup dan jadi pribadi yang lebih baik lagi tentunya, untuk hal-hal lain gue yakiiiin banget Allah bakalan terus ada buat gue selama gue bisa lebih baik. Iya, gue mau hubungan gue sama Yang Maha Kuasa jauh lebih baik – karena ketika umatnya dekat, Sang Khalik akan datang untuk merangkul. Gak tau kenapa, merasa di pertambahan usia ini adalah moment yang paling membuat gue suka cita dan haru rasanya. Cailah, gue kenapa sih?! Apa ya, gue ngerasa lebi...

Satu Bulan Jadi Shadow Teacher

Hallo semuanya, kali ini mau nyempetin nulis supaya kenangannya gak ilang. Apa kabar kalian? Oh iya ini malem minggu, kalo belom punya kabogoh mah di rumah aja ya hehee. Mau cerita dikit, gimana sih selama jadi  shadow teacher , nah ini deh baca aja deh yaaa. "Teruntuk K (inisial): Hallo, K. Semoga kamu dalam keadaan sehat dan jadi good boy terus. I miss you so much!" Hm, udah setahun lebih dua bulan, terhitung sejak kita ketemu di kelas Nobel. Persis banget di hari terakhir ujian utama di kampus, terus ada tawaran pekerjaan yang syaratnya susah-susah gampang. Syaratnya adalah menyukai dunia anak-anak, mudah sayang, dan sabar. Awalnya pas baca syarat itu tuh bingung, “Ini sebenernya mau dikasih kerjaan apa ya di sekolah?”. Terus setelah tau dari pembimbingnya langsung, ternyata jadi Shadow Teacher a.k.a pendamping Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) selama di sekolah inklusi. Jadi tugasnya adalah ngebantu ABK belajar di kelas (yang gue tangani ini adalah anak laki-lak...

Review Jeju Volcanic Melting Clay Mask

Hai teman-teman. Apa kabar? Semoga kalian semua dalam keadaan yang sehat dan bahagia selalu ya hehe. Kali ini gue mau ngasih tau kalian tentang “racun” yang gue beli. Ceritanya hari ini gue main ke Senayan City karena di samping mau ketemu vlogger yang menginspirasi itu, Gita Savitri Devi, gue juga coba jalan ke counter Innisfree. Setelah gue mondar-mandir bacain beberapa maskernya Innisfree, akhirnya gue berhasil membawa pulang si Jeju Volcanic Melting Clay Mask. Sebenernya masker dari Innisfree itu banyak jenis dan macamnya dan balik lagi sesuai dengan kebutuhan kulit kalian. Ada yang mengatasi minyak berlebih, komedo, anti-aging , menutrisi, dll. Kalo jenis Jeju Volcanic ini ada yang Jeju Volcanic Melting Clay Mask dan Super Volcanic Pore Clay Mask. Nah, sedangkan kulit gue adalah kulit yang berminyak dan kadang kombinasi, pori-pori gue juga membuat gue gak nyaman, dan komedo-komedo yang selalu hadir di wajah gue ini membuat gue juga gak pede. Dan akhirnya *jeng jeng jeeeeeng*, gu...