Langsung ke konten utama

Ibu...

Ibu...
Kau sosok berharga yang sangat ku cinta
Cinta? Ku tahu apa arti cinta
Cinta, cinta dan cinta
Bu, taukah kau?
Kini putrimu ini telah beranjak dewasa
Berlari dalam masa peralihan yang dulu dimanja

Bu...
Karena kaulah aku seperti ini
Belajar mengerti akan arti hidup yang sesungguhnya
Belajar bagaimana aku aku harus bersikap
Belajar bagaimana cara melewati hidup yang penuh lika-liku

Kelembutan hatimu melebihi halusnya kapas!
Ucapanmu adalah sebuah teguran untukku
Kau tidak bercanda
Tapi, kau sesungguhnya perduli karena semuanya
Tutur katamu adalah ciri khas yang selalu terukir dalam benak dan hati ini

Ibu...
Siapa yang berani menyakitimu?
Bicaralah Bu, bicaralah!!!
Aku akan menjadi pembela besar saat kau tersakiti
Hanya manusia yang berhati keji yang berani membuatmu sakit dan menangis
Tenanglah ibu...
Disini ada aku...
Anakmu yang selalu setia demi membuatmu menangis bahagia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semester Awal 2020

Hari ini adalah hari terakhir di bulan Juni – tepatnya semester awal di tahun 2020, bye June! See you later ya.. Terima kasih untuk segala hal yang pernah singgah sampai usia yang ke 24 ini. Ternyata semakin dewasa itu semakin kompleks ya isi pikirannya. Hmmm, mungkin ngelewatin masa dewasa awal ini emang bener-bener gak mudah – kasarnya lagi “berantem” sama ego sendiri. Tanggal 16 kemarin, banyak ucapan do’a dan segala harap yang berdatangan, terima kasih ya! Meskipun sebenernya ulang tahun yang ke-24 kemarin itu cuma mau ngerasa cukup dan jadi pribadi yang lebih baik lagi tentunya, untuk hal-hal lain gue yakiiiin banget Allah bakalan terus ada buat gue selama gue bisa lebih baik. Iya, gue mau hubungan gue sama Yang Maha Kuasa jauh lebih baik – karena ketika umatnya dekat, Sang Khalik akan datang untuk merangkul. Gak tau kenapa, merasa di pertambahan usia ini adalah moment yang paling membuat gue suka cita dan haru rasanya. Cailah, gue kenapa sih?! Apa ya, gue ngerasa lebi...

Satu Bulan Jadi Shadow Teacher

Hallo semuanya, kali ini mau nyempetin nulis supaya kenangannya gak ilang. Apa kabar kalian? Oh iya ini malem minggu, kalo belom punya kabogoh mah di rumah aja ya hehee. Mau cerita dikit, gimana sih selama jadi  shadow teacher , nah ini deh baca aja deh yaaa. "Teruntuk K (inisial): Hallo, K. Semoga kamu dalam keadaan sehat dan jadi good boy terus. I miss you so much!" Hm, udah setahun lebih dua bulan, terhitung sejak kita ketemu di kelas Nobel. Persis banget di hari terakhir ujian utama di kampus, terus ada tawaran pekerjaan yang syaratnya susah-susah gampang. Syaratnya adalah menyukai dunia anak-anak, mudah sayang, dan sabar. Awalnya pas baca syarat itu tuh bingung, “Ini sebenernya mau dikasih kerjaan apa ya di sekolah?”. Terus setelah tau dari pembimbingnya langsung, ternyata jadi Shadow Teacher a.k.a pendamping Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) selama di sekolah inklusi. Jadi tugasnya adalah ngebantu ABK belajar di kelas (yang gue tangani ini adalah anak laki-lak...

Review Jeju Volcanic Melting Clay Mask

Hai teman-teman. Apa kabar? Semoga kalian semua dalam keadaan yang sehat dan bahagia selalu ya hehe. Kali ini gue mau ngasih tau kalian tentang “racun” yang gue beli. Ceritanya hari ini gue main ke Senayan City karena di samping mau ketemu vlogger yang menginspirasi itu, Gita Savitri Devi, gue juga coba jalan ke counter Innisfree. Setelah gue mondar-mandir bacain beberapa maskernya Innisfree, akhirnya gue berhasil membawa pulang si Jeju Volcanic Melting Clay Mask. Sebenernya masker dari Innisfree itu banyak jenis dan macamnya dan balik lagi sesuai dengan kebutuhan kulit kalian. Ada yang mengatasi minyak berlebih, komedo, anti-aging , menutrisi, dll. Kalo jenis Jeju Volcanic ini ada yang Jeju Volcanic Melting Clay Mask dan Super Volcanic Pore Clay Mask. Nah, sedangkan kulit gue adalah kulit yang berminyak dan kadang kombinasi, pori-pori gue juga membuat gue gak nyaman, dan komedo-komedo yang selalu hadir di wajah gue ini membuat gue juga gak pede. Dan akhirnya *jeng jeng jeeeeeng*, gu...